logo pks kepualuan riau

Website Resmi
Fraksi PKS Kepulauan Riau

Fraksi PKS, Penyambung Aspirasi Masyarakat
Kepulauan Riau

dprd kepriau (3)

Bersama Menyiapkan Ketahanan Pangan di Kepri

Facebook
Twitter
WhatsApp
Telegram

Selasa 21 Januari 2025, penulis menghadiri kegiatan Launching Gerakan Nasional Menanam Jagung Nasional di Lahan 1 Juta Hektar yang diselenggarakan oleh Polda Kepulauan Riau di Teluk Mata Ikan, Kecamatan Nongsa, Kota Batam. Di Kepri sendiri Insya Allah akan digarap 90 hektar seperti rilis yang disampaikan di berbagai media siber.

Acara ini menurut hemat penulis menjadi momentum penting bagi kita semua dalam merancang strategi ketahanan pangan di Kepulauan Riau. Gerakan ini tak hanya menanamkan harapan baru bagi para petani, tetapi juga menjadi simbol kekuatan kita dalam menghadapi tantangan ketahanan pangan di masa depan khususnya di Kepulauan Riau yang menurut hemat penulis perlu kita pikirkan dan desain bersama karena memang pasokan pangan kita sangat tergantung dengan daerah lain dan import.

 

Pertanyaan yang perlu kita jawab bersama, bagaimana kalau daerah lain karena situasi tertentu tidak mengirimkan hasil pertaniannya ke Kepri dan mungkin ada bencana sesuatu yang tidak kita harapkan import terhenti? Tidak bisa kita bayangkan perlu kita antisipasi sejak dini dengan ikhtiar terlebih dahulu mendesainnya.

 

 

 

Ketahanan pangan adalah pilar utama dalam menjaga stabilitas sosial dan ekonomi suatu daerah. Kepulauan Riau, dengan kondisi geografisnya yang unik, menghadapi tantangan tersendiri dalam memastikan ketersediaan pangan yang cukup bagi penduduknya. Oleh karena itu, gerakan seperti ini sangat relevan untuk memastikan kemandirian pangan di daerah kita.

 

 

Jagung, sebagai salah satu komoditas pangan strategis, memiliki peran penting dalam diversifikasi pangan dan penurunan ketergantungan pada impor. Melalui gerakan ini, kita diingatkan bahwa ketahanan pangan bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi juga seluruh elemen masyarakat.

Selain itu, kegiatan ini menjadi bukti nyata sinergi antara pemerintah daerah, kepolisian, dan masyarakat dalam mendukung program nasional swasembada pangan. Kolaborasi yang solid ini diharapkan mampu memperkuat fondasi ketahanan pangan di Kepulauan Riau.

 

 

Dengan melibatkan berbagai pihak, kita tidak hanya menanam jagung, tetapi juga menanamkan kesadaran akan pentingnya ketahanan pangan untuk masa depan yang lebih baik. Mari kita bersama-sama mendesain strategi yang efektif untuk mencapai ketahanan pangan di Kepulauan Riau.

Menurut data Badan Pusat Statistik (BPS), produksi jagung di Kepulauan Riau masih tergolong rendah dibandingkan dengan daerah lain di Indonesia. Dengan luas lahan pertanian yang terbatas dan tantangan geografis, upaya peningkatan produksi jagung menjadi sangat penting.

 

 

Gerakan Menanam Jagung yang diluncurkan ini menargetkan perluasan lahan tanam hingga ribuan hektare di berbagai wilayah Kepulauan Riau. Lahan-lahan tidur yang sebelumnya tidak produktif kini dimanfaatkan untuk budidaya jagung, yang diharapkan dapat meningkatkan produksi lokal secara signifikan.

Selain meningkatkan produksi, gerakan ini juga bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan petani. Dengan pendampingan dari pemerintah dan dukungan teknologi pertanian modern, produktivitas petani diharapkan meningkat, sehingga dapat meningkatkan pendapatan mereka.

Namun, tantangan ketahanan pangan tidak hanya soal produksi. Distribusi yang efisien juga menjadi kunci. Oleh karena itu, strategi logistik dan infrastruktur pendukung harus diperkuat untuk memastikan hasil panen jagung dapat sampai ke pasar dengan cepat dan dalam kondisi baik.

Upaya diversifikasi pangan juga menjadi bagian penting dari strategi ketahanan pangan. Dengan memperkenalkan jagung sebagai alternatif pangan pokok, kita dapat mengurangi ketergantungan pada beras dan menciptakan ketahanan pangan yang lebih berkelanjutan.

Ketahanan pangan adalah tanggung jawab bersama yang membutuhkan kolaborasi dari semua pihak. Gerakan Menanam Jagung yang diluncurkan oleh Polda Kepulauan Riau adalah langkah awal yang baik dalam memperkuat ketahanan pangan di daerah kita.

Melalui gerakan ini, kita dapat memanfaatkan potensi lokal untuk meningkatkan produksi pangan, yang pada akhirnya akan mendukung kemandirian pangan dan kesejahteraan masyarakat. Pentingnya dukungan pemerintah, kepolisian, dan masyarakat dalam setiap langkah gerakan ini tidak bisa diremehkan.

Dengan tantangan yang ada, kita harus terus berinovasi dalam mencari solusi untuk meningkatkan produksi dan efisiensi distribusi pangan. Peningkatan infrastruktur dan pemanfaatan teknologi pertanian modern adalah kunci keberhasilan dalam mencapai ketahanan pangan.

Mari kita jadikan gerakan ini sebagai momentum untuk terus bergerak maju dalam mendesain strategi ketahanan pangan yang lebih kuat. Dengan semangat kebersamaan, kita bisa memastikan bahwa Kepulauan Riau mampu menghadapi segala tantangan pangan di masa depan.

Bersama-sama, kita dapat menciptakan masa depan yang lebih cerah bagi Kepulauan Riau, di mana setiap warga memiliki akses terhadap pangan yang cukup, berkualitas, dan berkelanjutan. Ketahanan pangan adalah investasi kita untuk masa depan yang lebih baik. Semoga kita bersama bisa mendesain ketahapan pangan secara holistik dari hulu hingga hilir demi terciptanya ketahanan pangan di Kepri. Aamiin.

H. Bahktiar, MA *Penulis adalah Wakil Ketua III DPRD Kepulauan Riau dan Ketua DPW PKS Kepulauan Riau.